Strategy Market:

Rabu, 27 April 2011

Lifestyle: Restoran Aneh Bertemakan Rumah Sakit di Latvia Waaaw!!!

Sebuah restoran, unik dan aneh telah dibuka di Riga, Latvia, restoran tersebut bernama "Hospitalis". Restoran tampak seperti Rumah Sakit ini memperlakukan anda layaknya pasien dengan para pelayan yang lengkap dengan seragam perawat. Makanan di restoran ini disajikan di flask dan piring-piring kamar operasi, restoran ini akan memberikan anda pengalaman yang unik dan aneh dengan harga yang cukup menguras kantong. Tempat ini dimiliki oleh dokter setempat, dan diresmikan oleh Presiden Latvia, yang juga seorang dokter. Sumber

Sejarah: HÔTEL-DIEU, Rumah Sakit Tertua di Paris

Uskup Agung Saint-Landry,mendiikan Hotel-Dieu pada tahun 651. Ini tetap meupakan Rumah Sakit Tertua di Paris. Rumah sakit ini menampilkan derma dan keramah tamahan dan sekarang terletak di depan of Notre-Dame.

Hotel Dieu entrance

The Hôtel Dieu entrance

Pintu Masuk Hôtel Dieu

Aslinya sebuah bangunan yang agak kecil ukuranny, dibangun di antara abad VII dan abad XVII pada sisi kiri dari "Ile de la Cité". Berbagai kebakaran, yang terakhir kebakaran yang terjadi pada tahun 1772 ketika pembangunannya kembali menjadi sangat perlu. Api menghancurkannya.

Menjadi seperti sekarang ini di bawah Kekaisaran Kedua, kebun yang dulunya kita bisa mengagumi patung Charlemagne sekarang mengganti bangunan yang tua, yang berjajar sepanjang sungai Seine.Bangunan itu harus disatukan dengan National Assistance pada tahun 1849.

Sampai tahun 1908, ketika peraturan baru yang mengatur Gereja serta Pemerintahan secara terpisah, pelayanan kesehatan diberikan oleh suster-suster the Augustine dari Hotel-Dieu.

Hotel-Dieu berhutang budi reputasinya pada efisiensi para masternya yang berspesialisasi dalam bidang pengobatan serta operasi yang menyembuhkan serta mengajar. Di antara yang terkenal terdapat nama Bichat, Dupuytren, Trousseau serta Claude Bernard.

Kebun Hôtel Dieu

Hotel Dieu garden

The Hôtel Dieu garden

Arsitekur pavilionnnya diganti dengan struktur simetris. Halaman dalamnya merupakan jalan setapak serta kebun sayuran berubah menjadi ruang pasien, ruang perawatan medis serta ruang oprasi, toko serta tempat parkir.. Halaman utamanya dihias kembali pada tahun 1975 dalam gaya kebun Prancis. Pintu masuknya dijadikan pintu untuk mengucapkan selamat datang.

Kamar-kamar pasien dengan langit-langit tinggi dibangun ulang pada dua tingkat yang berbeda dan diberi fasilitas medik pendukung baru. Hôtel-Dieu sekarang mempunyai 349 tempat tidur, 224 di antaranya pasien pengobatan, 96 untuk yang menjalani operasi, 17 untuk pasien psikiatrik, dan 12 untuk pasien gawat darurat yang sedang dalam pengawasan.

Hotel-Dieu sampai sekarang tetap merupakan pusat untuk menampung pasien gawat darurat di Paris. Tersedia 32 tempat tidur yang meneima pasien untuk dirawat sehari ( kurang dari 24 jam).

Pelayanan kesehatan termasuk sejumlah keistimewaan.

Hôtel-Dieu, baik rumah sakit universits dan rumah sakit lokal terbuka untuk umum. Dengan Collégiale (5th arr.),Kedokteran Gigi, Garancière (6th arr.) dan Jean Délibéros (9th arr.), yangsaling berhubungan, satu-satunya rumah sakit di distrik di distrik ke 9 kota Paris.

RS Harus Tampil Beda!

Persaingan rumah sakit semakin ketat. Tumbuhnya rumah sakit swasta beberapa tahun belakangan ini akan memberikan dampak positif bagi penduduk Indonesia yang membutuhkan pelayanan medik yang berkualitas, mudah, cepat dan murah. Tetapi bagi pengelola rumah sakit dengan banyaknya rumah sakit baik milik Pemerintah maupun swasata terutama di kota-kota besar, tentu ini menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan strategi bisnis yang tepat. Dan yang harus dilakukan adalah tampil beda!

Bicara pelayanan rumah sakit, hampir dipastikan jenisnya sama. Bicara produk rumah sakit merupakan produk homogen jenisnya dari pelayanan rawat jalan, rawat inap dan perawatan penunjang lainnya. Meminjam ajaran Hermawan Kertajaya, diperlukan positioning, differentating dan branding yang kuat. Sulitkah itu semua? Ternyata tidak. Rumah sakit harus tampil beda mulai dari hal-hal yang sederhana.

Banyak rumah sakit dicomplain oleh pasien dan keluarganya justru bukan karena teknis pelayanan medisnya. Tetapi justru mulai dari penampilan rumah sakit yang kumuh, kotor dan tidak terawat. Pelayanan penunjang dari tukang parkir, satpam, pelayanan pendaftaran, baru kemudian perawat dan dokternya. Disamping itu juga penampilan personal yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Mereka terkesan lusuh, tidak rapi, bau badan, tidak gesit, tua dan tidak menari.

Disaat persaingan yang semakin ketat, apalagi saat ini sudah mulai investor luar negeri membuka rumah sakit di Indonesia, diperlukan inovasi perubahan mindset dan sevis rumah sakit. Jika perlu pelayanan yang bersifat non medis, seperti layaknya hotel. Agar dapat tampil beda, perlu dilakukan perubahan “kecil” diantaranya :

  1. Rumah sakit bersih dan rapi. Secara fisik, usahakan desain dan rancangan rumah sakit menggunakan model mutakhir dengan ciri khas. Syukur bisa menjadi landmark suatu daerah. Kebersihan dan kerapihan rumah sakit juga terjaga. Tanpa bau sampah, aroma WC dan bersihkan dari aneka puing yang menjadikan rumah sakit terkesan semrawut.
  2. Seragam rumah sakit yang beda. Ini masalah sepele, tetapi jika bisa dilakukan perubahan akan memberikan citra yang dahsyat. Berikan seragam terhadap semua karyawan yang memberikan pelayanan langsung dari tukang parkir, satpam, perawat, dokter dan lainnya. Dan jangan satu macam atau warna sehingga bisa berganti-ganti tiap hari. Desain seragam usahan jangan monoton tetapi mengikuti trend meski harus sesuai fungsi pelayanan rumah sakit.
  3. Tingkatkan keramahan karyawan. Ini penting. Sekali lagi, begitu pasien memasuki lingkungan rumah sakit, semua karyawan harus memperlakukan pasien dan keluarganya secara manusiawi. Mereka butuh dimanusiakan dan dihargai. Sebetulnya ini yang sulit ditemui di rumah sakit. Sementara ini hal yang sangat standar di hotel. Jika dibandingkan besarnya gaji karyawam hotel dari tukang satpam sampai penerima tamu juga tak jauh beda dengan rumah sakit. Jika di hotel bisa, maka di rumah sakit pun bisa.

Sampai disini dulu, tip lainnya akan disampaikan lain waktu. Semoga rumah sakit anda tampil beda!